Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Keju? Ini Jawabannya!
Keju, makanan olahan dari susu yang rasanya gurih ini, menjadi banyak pelengkap untuk berbagai sajian makanan. Orang dengan diabetes biasanya tidak dianjurkan untuk makan makanan yang manis, sedangkan keju rasanya lebih ke asin, lantas bolehkah konsumsi keju secara bebas untuk penderita diabetes? Dalam artikel ini, kita akan bahas fakta tentang keju, indeks glikemik, kandungan gizi, serta bagaimana konsumsi keju yang tepat untuk penderita diabetes. Mari kita bahas!
Bolehkah Penderita Diabetes Makan Keju?
Jawabannya: Boleh, penderita diabetes dapat memasukkan keju ke dalam menu makan mereka, asalkan dikonsumsi secukupnya dan sebagai bagian dari pola makan gizi seimbang. Keju secara umu tergolong rendah karbohidrat dan kaya protein, serta kalsium, yang dapat membantu mengelola gula darah dan rasa kenyang. Namun, yang perlu diperhatikan adalah kandungan lemak dan natriumnya, yang dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular.
Memahami Indeks Glikemik (IG) dan Beban Glikemik (BG)
Sebelum makan keju, penting untuk memahami konsep Indeks Glikemik (IG) dan Beban Glikemik (BG) agar kamu bisa memperkirakan dampaknya pada kadar gula darah:
- Indeks Glikemik (IG): Mengukur seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah. Semakin tinggi IG, semakin cepat gula darah melonjak.
- Beban Glikemik (BG): Mengukur dampak IG sekaligus jumlah karbohidrat dalam satu porsi makanan. BG memberikan gambaran lebih akurat tentang efek makanan terhadap gula darah.
Kategori IG dan BG:
- Rendah: IG < 55, BG < 10 – Aman untuk konsumsi rutin
- Sedang: IG 56-69, BG 11-19 – Perhatikan porsinya
- Tinggi: IG > 70, BG > 20 – Sebaiknya dibatasi
Berikut data IG dan BG durian berdasarkan penelitian:
|
Tipe Keju |
Indeks Glikemik (IG) |
Beban Glikemik (BG) |
Kategori |
|
Cheddar |
~0-1 |
0 |
Rendah |
|
Mozzarella |
~0-2 |
0 |
Rendah |
|
Cottage |
~10 |
~1 |
Rendah |
Secara umum keju memiliki GI sekitar 0 hingga 10, yang menggolongkannya sebagai makanan dengan indeks glikemik sangat rendah. Hal ini karena keju mengandung sangat sedikit karbohidrat, yang berarti dampaknya terhadap gula darah sangat minimal jika dikonsumsi sendiri.
Sumber: American Journal of Clinical Nutrition
Kandungan Gizi Keju
Keju memiliki berbagai zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Berdasarkan penelitian dan data gizi dari jurnal kesehatan, berikut kandungan gizi dalam 100 gram keju:
|
Kandungan Gizi Beberapa Jenis Keju setiap 100 gram |
|||
|
Jenis Keju/Zat Gizi |
Cheddar
|
Mozzarella |
Cottage |
|
Kalori |
404 kkal |
300 kkal |
98 kkal |
|
Karbohidrat |
3.09 g |
2.19 g |
3.38 g |
|
Gula |
0.48 g |
1.03 g |
2.67 g |
|
Protein |
22.87 g |
22.17 g |
11.2 g |
|
Lemak |
33.31 g |
22.35 g |
4.3 g |
|
Kalsium |
710 mg |
505 mg |
83 mg |
|
Magnesium |
27 mg |
20 mg |
8 mg |
|
Natrium |
653 mg |
627 mg |
364 mg |
Sumber: USDA FoodData Central
Karena kandungan kalori, lemak, dan natriumnya cukup tinggi, keju sebaiknya dikonsumsi secukupnya.
Tips Aman Makan Keju untuk Penderita Diabetes
Supaya teman Sirka tetap bisa menikmati keju, ikuti tips berikut ini:
1. Baca Kemasan Produk Keju
Keju merupakan produk olahan susu dengan banyak jenis dan variasi. Walaupun keju secara umum rendah karbohidrat, teman Sirka tetap perlu memerhatikan kandungan kalori, lemak, dan natrium dari keju. Oleh karena itu setiap membeli keju, luangkan waktu untuk membaca label makanan. Carilah produk keju yang rendah lemak, natrium, dan tinggi protein.
2. Kombinasikan Keju dengan Makanan Lainnya
Karena kandungan karbohidrat yang rendah, keju secara umum tidak memiliki efek terhadap lonjakan gula darah. Hal ini menjadikan keju cocok untuk dikombinasikan dengan makanan yang punya GI lebih tinggi, untuk membantu menyeimbangkan efek makanan terhadap gula darah. Misalnya mengkonsumsi buah dengan keju.
3. Konsumsi secukupnya
Rasa yang gurih dari keju terkadang bikin gak bisa stop nyemilin keju. Tapi sangat penting untuk konsumsi keju dalam porsi kecil mengingat kandungan keju yang tinggi kalori, lemak, dan natrium. Secara umum kamu bisa ikuti anjuran konsumsi dari kemasan produk keju atau sekitar 40 gram.
Kesimpulan: Penderita Diabetes Tetap Bisa Makan Keju dengan Porsi yang Tepat!
Keju memang gurih dan nagih, tapi bagi penderita diabetes, mengonsumsinya dengan tepat adalah kunci agar tetap aman. Pilih jenis dan kandungan keju yang rendah lemak, rendah natrium, dan tinggi protein. Kamu juga tetap perlu makan dengan pola makan bergizi seimbang untuk diabetes dan menjaga aktivitas fisik yang teratur. Dengan cara ini, kamu bisa tetap menikmati keju tanpa khawatir gula darah melonjak.
Jika masih ragu, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan ahli gizi agar mendapat saran dan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatanmu.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami gejala berikut, segera konsultasi dengan dokter atau nutrisionis:
- Gula darah melonjak drastis
- Pusing, lemas, atau mual
- Pandangan kabur
- Haus berlebihan dan sering buang air kecil
Gejala tersebut bisa jadi tanda bahwa tubuhmu kesulitan mengelola gula, sehingga perlu penyesuaian pola makan atau pengobatan.
Rekomendasi Sirka
Jika kamu sedang punya gula darah tinggi atau diabetes, maka perlu pola makan untuk meredakan gejalanya serta mengontrol/menurunkan kadar gula darahnya. Kamu bisa mengikuti terapi diabetes di Sirka loh! Terapi ini akan didampingi oleh dokter dan nutrisionis. Ayo klik tautan ini untuk informasi selengkapnya tentang terapi diabetes di Sirka!
Klinik Sirka hadir untuk mengatasi masalah obesitas dan diabetes yang sedang kamu alami dan agar kamu bisa berkonsultasi secara offline. Klik tautan ini untuk informasi lebih lanjut tentang konsultasi dengan dokter atau nutrisionis di klinik Sirka ya!
*Saat ini klinik Sirka berlokasi di BSD. Lokasi: Ruko Northridge BSD Business Center, Jl Komp. BSD No.05 blok A3, Serpong, Kec. Pagedangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
