Bagaimana Cara Bulking dengan Benar?
Kalau kamu pernah ke gym atau sedang ingin menjadi body builder, pasti sudah tidak asing dengan cara bulking yang biasa dijelaskan oleh personal trainer, anak gym, atau dari temanmu yang suka latihan beban. Bulking itu tidak boleh dilakukan sembarangan agar bukan lemak yang bertambah dan merusak keseimbangan tubuh.Apa Itu Bulking?
Bulking adalah surplus kalori yang dibarengi dengan latihan beban/kekuatan. Tujuan dari hal ini adalah menambah massa otot dengan latihan beban yang berintensitas yang tinggi. Bulking adalah fase dari bodybuilding. Fase ini terbagi menjadi tiga, yaitu bulking, cutting, dan maintenance. Kalori tambahan pada bulking akan menambah massa otot, namun tetap akan ada lemak yang bertambah, sehingga ada fase cutting untuk membakar lemak tersebut.Manfaat Bulking
Sebenarnya manfaat bulking adalah menambah massa otot. Nah, massa otot yang lebih banyak menyebabkan metabolisme lebih cepat. Selain itu, massa otot yang lebih banyak dan terbentuk dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Terakhir, bulking itu bukan proses yang singkat. Perlu disiplin dan mindful eating dalam soal makan dan latihan, sehingga bulking bisa melatih disiplin seseorang.Bagaimana Cara Bulking yang Benar?
a. Surplus Kalori
Untuk bisa bulking, kamu harus melakukan surplus kalori atau dengan kata lain makan lebih dari kebutuhan kalori harian. Jumlah kebutuhan kalori harian ini bergantung pada banyak hal seperti jenis kelamin, umur, tinggi, berat badan, dll. Untuk meningkatkan 1 kg massa otot, peningkatan kalori yang dibutuhkan yaitu sekitar 360-480 kalori.b. Menambah Asupan Karbohidrat dan Protein
Karena ingin bulking, maka makanan untuk menambah massa otot seperti protein jelas sangat dibutuhkan. Makanan yang tinggi karbohidrat juga biasanya tinggi kalori, sehingga bisa membantu dalam surplus kalori. Beberapa makanan yang cocok untuk bulking adalah:-
- Buah seperti apel, alpukat, dan pisang
- Sayur seperti brokoli, wortel, dan timun
- Grains seperti nasi dan roti
- Seafood seperti kepiting, salmon, dan tuna
- Produk susu
- Daging merah/putih dan telur
- Kacang seperti rami dan almon
- Minuman tanpa gula tambahan
Tabel 1. Makanan Sumber Leusin
| Bahan makanan | Leusin (%)* |
| Whey protein isolate | 14 |
| Protein susu | 10 |
| Telur | 9 |
| Soy protein isolate | 8 |
| Protein gandum | 7 |
c. Membatasi Makanan Tertentu
Beberapa makanan ini harus dibatasi saat bulking:- Alkohol, apalagi kalau terlalu banyak
- Tambahan gula
- Makanan yang digoreng
- Makanan berlemak terutama yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol
