Norepinephrine - Obat yang bisa Menurunkan Berat Badan?
Norepinephrine merupakan hormon dalam tubuh yang fungsinya sangat esensial mengatur fungsi sistem organ. Tapi norepinephrine juga bisa digunakan sebagai obat dalam beberapa kasus. Tapi bagaimana dengan berat badan, apakah norepinephrine bisa digunakan untuk menurunkan berat badan?Apa itu Norepinephrine?
Norepinephrine, juga dikenal sebagai noradrenalin, adalah neurotransmitter dan hormon. Norepinephrine memainkan peran penting dalam respons “lawan-atau-lari” atau respon flight-or-flight dikenal sebagai respon stres akut. Respons fight-or-flight mengacu pada respons tubuh terhadap situasi stres, seperti kebutuhan untuk melarikan diri dari bahaya (menjauh dari anjing yang menggeram) atau menghadapi rasa takut (berpidato di sekolah atau bekerja). Istilah ini berasal dari pilihan yang dihadapi nenek moyang kita ketika dihadapkan pada situasi berbahaya misalnya untuk tetap tinggal dan melawan atau lari ke tempat yang aman. Saraf di area otak yang disebut hipotalamus mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang, lalu keluar ke tubuh. Neurotransmitter yang mengirimkan pesan sistem saraf otak tentang apa yang harus dilakukan adalah norepinefrin (noradrenalin).Manfaat Umum Norepinephrine
Sebagai neurotransmitter, norepinephrine adalah pembawa pesan kimia yang membantu mengirimkan sinyal saraf melintasi ujung saraf ke sel saraf, sel otot, atau sel kelenjar lain. Norepinefrin terbuat dari dopamin. Norepinefrin dibuat dari sel saraf di area batang otak dan di area dekat sumsum tulang belakang. Sebagai neurotransmitter di otak dan sumsum tulang belakang, norepinefrin:- Meningkatkan kewaspadaan, gairah dan perhatian.
- Menyempitkan pembuluh darah, yang membantu menjaga tekanan darah pada saat stres.
- Mempengaruhi siklus tidur-bangun, suasana hati, dan memori.
- Gagal jantung.
- Masalah tulang belakang.
- Keracunan darah.
- Transfusi darah.
- Reaksi obat.
- Syok septik, suatu kondisi yang mengancam jiwa yang mengakibatkan tekanan darah sangat rendah setelah infeksi.
- Syok neurogenik, suatu kondisi yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh cedera pada sumsum tulang belakang.
- Tamponade perikardial, suatu kondisi di mana cairan ekstra menumpuk di ruang sekitar jantung.
Norepinephrine untuk Menurunkan Berat Badan
Pada sebuah studi diketahui bahwa Bupropion (inhibitor reuptake dopamin) dan norepinefrin (NE) menyebabkan penurunan berat badan ringan pada orang dewasa yang mengalami obesitas. Penurunan berat badan diketahui terjadi melalui peningkatan pengeluaran energi. Namun, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut karena saat ini, penelitian masih terbatas pada hewan dan sampel yang terbatas. Selain itu dosis yang digunakan juga belum diketahui untuk menurunkan berat badan. Maka, secara umum, dapat disimpulkan bahwa norepinephrine tidak diindikasikan untuk menurunkan berat badan.Efek Samping Norepinephrine
Efek samping norepinefrin sebagai obat:- Reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal atau gatal-gatal, pembengkakan pada wajah, bibir atau lidah.
- Kesulitan bernapas, mengi.
- Detak jantung tidak teratur, jantung berdebar atau nyeri dada.
- Nyeri, kemerahan atau iritasi di tempat suntikan.
Cara Mengonsumsi Norepinephrine
Norephineprine bukan obat yang dijual dan dapat dibeli secara bebas. Penggunannya sangat terbatas dan sesuai indikasi. Sehingga konsultasikanlah ke dokter terkait penggunaan obat ini.Apakah bisa Meningkatkan Kadar Norepinephrine secara Alami?
Kamu dapat meningkatkan kadar norepinefrin secara alami dengan:- Berolahraga secara teratur (30 menit sehari minimal lima hari seminggu).
- Tidur yang cukup (usahakan 7-9 jam setiap malam).
- Makan sehat seperti daging, ayam, ikan, kacang-kacangan, telur dan keju.
- Melakukan sesuatu yang membuat kamu gembira (merasa bahagia meningkatkan pelepasan norepinefrin).
