Apa Itu Jajanan Sehat dan Tidak Sehat serta Dampaknya?
Sirka··3 min read
Apa Itu Jajanan Sehat dan Tidak Sehat serta Dampaknya?
Menurut KemenKes, kasus diabetes pada anak naik 700% dalam 10 tahun terakhir. Hal ini pastinya sangat mengkhawatirkan karena di usia belia sudah mendapatkan mother of disease. Nah, salah satu penyebab dari kasus tersebut adalah jajanan tidak sehat seperti makanan dengan banyak gula dan tidak terkontrol konsumsinya. Jajanan sehat bisa menjadi opsi yang lebih baik.Jajanan tidak sehat juga bisa berbahaya untuk orang dewasa, terutama yang higienitasnya tidak baik, mengandung aditif seperti pengawet, dan banyak mengandung GGL (gula, garam, dan lemak).Apa dampak dari jajanan tidak sehat? Bagaimana alternatif jajanan sehat?
Klasifikasi Jajanan
Secara umum, menurut DinKes, jajanan atau street food terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu:
Jajanan tidak sehat adalah jajanan yang mengandung banyak gula, garam, atau lemak, aditif seperti pengawet, pewarna, dan aditif lainnya serta kurang higienis yang dapat memengaruhi bau, rasa, dan. teksturnya.
Dampak dari Jajanan Tidak Sehat
a. Diabetes Melitus
Salah satu penyebab kasus diabetes melitus pada anak yang melonjak 700% dalam 10 tahun terakhir adalah pola hidup tidak sehat termasuk kebiasaan jajan jajanan tidak sehat, terutama yang mengandung banyak sekali gula. Minuman seperti soda dan minuman manis lainnya juga termasuk.Konsumsi gula yang berlebihan juga berkaitan dengan diabetes melitus tipe 2 pada orang dewasa.
b. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Konsumsi jajanan dengan kandungan garam yang berlebihan dapat menyebabkan naiknya tekanan darah dan berujung pada hipertensi.
c. Obesitas
Karena banyak kandungan gula, biasanya orang yang berlebihan mengonsumsinya akan mengalami binge eating atau sugar craving. Hal ini dapat menyebabkan obesitas karena konsumsi gula/energi dilakukan secara terus-menerus.
Jajanan sehat bisa menjadi solusi atau alternatif dari menjamurnya jajanan tidak sehat di sekitar kita.Jajanan sehat sendiri adalah segala jajanan yang bergizi, higienitas baik, tidak banyak aditif, dan tidak banyak diproses.Menurut DinKes, kriteria jajanan sehat adalah:
Bebas dari binatang yang menyebabkan kuman dan penyakit seperti lalat, semut, kecoa, dan binatang lainnya
Bebas dari kotoran dan debu
Diolah dengan cara dikukus, direbus, atau digoreng dengan panas yang cukup alias matang
Disajikan dengan bersih dan menggunakan alas yang sudah dicuci dengan air bersih
Pengambilan makanan yang terbuka dilakukan dengan sendok atau alat makan lain yang bersih. Jangan mengambil makan dengan tangan kecuali makanannya sudah dibungkus plastik atau daun
Makanan yang bersih dan alat-alat masak serta lap dikeringkan agar selalu bersih
Jadi, jajanan sehat itu tidak hanya dari kandungan zat gizinya saja, tetapi juga tentang proses pengolahan dan penggunaan bahan tambahan seperti pewarna dan pengawet.
Contoh Jajanan Sehat
Beberapa makanan dan minuman ini adalah contoh jajanan sehat:
Jajanan sehat dapat berupa makanan/minuman kemasan atau pun tidak. Yang terpenting adalah soal higienitas dan penyimpanannya.
Mari Jajan dengan Sehat!
Jajan itu bukan tidak diperbolehkan. Tentu saja boleh, hanya saja yang dibeli adalah jajanan sehat, bukan jajanan tidak sehat yang kadar GGL (gula, garam, lemak) terlalu tinggi, ada aditif seperti pengawet/pewarna serta higienitasnya tidak terjaga.
Rekomendasi Sirka
93,5% pengguna program Sirka berhasil menurunkan berat badan loh! Kalau kamu sedang ingin menurunkan berat badan untuk mencapai body goals atau berat badan ideal, ahli gizi Sirka bisa membantumu untuk mewujudkan impian tersebut. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!