Vegetarian
Vegetarian adalah orang yang tidak memakan daging hewan apa pun baik itu ikan atau unggas. Ternyata, banyak sekali tipe vegetarian karena meski tergolong dalam satu hal yang sama, mereka memiliki pola makan yang berbeda. Yuk berkenalan dengan vegetarian lebih jauh!Perbedaan Vegetarian dengan Vegan
Pada dasarnya, keduanya sama-sama memiliki prinsip tidak memakan daging hewan. Hanya saja, vegan memiliki pola makan lebih strict dari vegetarian seperti tidak mengonsumsi susu, telur, madu, keju, dan bahan makanan lain yang berasal dari hewan.Tipe Vegetarian
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada banyak tipe vegetarian. Mereka dibagi berdasarkan pola makan mereka.a. Lacto-ovo Vegetarian
Lacto-ovo vegetarian adalah tipe vegetarian yang menghindari konsumsi daging hewan, tetapi masih mengonsumsi susu dan telur.b. Lacto Vegetarian
Lacto vegetarian adalah vegetarian yang tidak mengonsumsi daging hewan dan telur, tetapi masih minum susu dalam pola makannya.c. Ovo Vegetarian
Ovo vegetarian adalah vegetarian menghindari seluruh konsumsi produk hewan kecuali telur.d. Vegan
Totalitas. Vegan adalah vegetarian ini tidak mengonsumsi produk hewan, apa pun jenisnya.e. Pescaterians
Pescaterians adalah vegetarian yang tidak mengonsumsi daging apa pun kecuali daging ikan.f. Flexitarian
Flexitarian adalah seseorang seseorang yang mengonsumsi makanan yang berasal dari tumbuhan, tetapi masih mengonsumsi daging hewan dengan moderasi. Kalau kamu ingin menambah jumlah porsi makanan yang berasal dari tumbuhan dan mengurangi porsi makanan dari hewan, menjadi flexitarian cocok adalah pilihan cocok untukmu.Risiko Vegetarian
Karena vegetarian menghindari seluruh konsumsi daging atau produk yang berasal dari hewan, maka seorang vegetarian akan memiliki risiko untuk tidak mendapatkan zat gizi yang terdapat pada makanan tersebut seperti protein, kalsium, zat besi, vitamin D, vitamin B12, yodium, zinc, dan selenium. Alasannya, beberapa zat gizi tersebut hanya ditemukan pada daging/produk yang berasal dari hewan. Berikut tabel produk yang berasal dari hewan dan kandungan zat gizinya.Tabel 1. Makanan yang Berasal dari Hewan dan Zat Gizi yang Terkandung di Dalamnya
| Zat Gizi | Makanan |
| Protein | Daging ayam |
| Zat besi | Daging merah |
| Kalsium | Susu sapi |
| Vitamin D | Telur |
| Vitamin B12 | Keju |
| Yodium | Hati sapi |
| Zinc | Tiram |
| Selenium | Ikan |
Cara Mengoptimalkan Zat Gizi untuk Vegetarian
Menurut webMD, ada beberapa cara untuk menutupi kebutuhan zat gizi yang bisa didapatkan dari produk hewan. Bahkan, konsumsi makanan ini memiliki banyak manfaat seperti baik untuk kesehatan jantung dan menghindari diabetes. Makanan tersebut adalah biji-bijian dan makanan lain yang bersumber dari tumbuhan. Tapi, perlu digaris bawahi kalau makanan dari tumbuhan yang dimaksud bukan junk food seperti french fries. Hal ini bisa dilakukan vegetarian untuk mengoptimalkan zat gizi mereka.- Menganalisa asupan zat gizi harian. Ahli gizi bisa membantumu dalam menangani permasalahan ini
- Mengukur asupan zat gizi lewat tes darah secara berkala
- Mengonsumsi suplemen untuk menggantikan zat gizi yang berasal dari produk hewan
Tabel 2. Sumber Zat Gizi Vegetarian
| Zat Gizi | Biji-bijian | Sayur | Buah | Sumber protein | Susu | Minyak |
| Protein | Biji-bijian utuh | Tempe dan tahu, serta telur (untuk ovo vegetarian) | Susu, keju dan yogurt (untuk lacto vegetarian) | |||
| Zat besi | Sereal yang difortifikasi dan biji-bijian utuh | Sayuran berwarna hijau gelap (misalnya bayam) | Buah kering | Kacang-kacangan (Contohnya kacang merah) | ||
| Zinc | Sereal yang difortifikasi dan biji-bijian utuh | Kacang-kacangan (Misalnya kacang merah) dan biji-bijian (biji labu) | Susu, keju dan yogurt (untuk lacto-vegetarian) | |||
| Kalsium | Sereal yang difortifikasi | Sayuran berwarna hijau gelap (misalnya brokoli) | Jus yang difortifikasi | Produk kedelai yang difortifikasi | Susu, keju dan yogurt (untuk lacto-vegetarian), susu kedelai yang difortifikasi | |
| Vitamin B12 | Sereal yang difortifikasi | Telur (untuk ovo-vegetarian) dan produk kedelai yang difortifikasi | Susu, keju dan yogurt (untuk lacto-vegetarian), susu kedelai yang difortifikasi | |||
| Vitamin D | Jamur tinggi vitamin D | Susu, keju dan yogurt (untuk lacto-vegetarian), susu kedelai yang difortifikasi | ||||
| Omega-3 | Flaxseed (biji rami) dan kedelai | Minyak kedelai, minyak biji rami, minyak kenari |
